Pengembaraan 7 tahun #part7: Firmamento
"Langit memeluk semua elemen. Ia tidak memilih, hanya menerima. Langit tidak menolak badai, juga tidak memaksa mentari. Ia hanya menjadi tempat semua itu hadir dan berlalu. Bagai langit yang menjadi wadah cuaca, hidup manusia tidak bisa dipilih cerahnya saja." Tahun 2019 Saat dimana cahaya langit hampir padam. Tahun ini cukup istimewa. Aku yang biasa cuma di kota tempat kampus, tahun ini beberapa kali pergi. Awal tahun keluar kota, Tengah tahun KKN di tempat yang cukup jauh. Akhir tahun pun di luar kota. Tapi apa yang terjadi di tengah-tengahnya membuat tahun ini terasa begitu lama. Layaknya langit dengan segala cuaca, semua rasa bermunculan bahkan kadang bercampur aduk di tahun ini. Dan jujur aku sudah coba mulai tulis ini di draft sejak beberapa tahun lalu, tapi ketik hapus ketik hapus terus, belum tau mau menyusun seperti apa agar jelas. Tapi ya kalau difikir-fikir, jelas juga buat siapa sih? Terkadang langit tak butuh dihantam meteor untuk runtuh. Terkadang awan kecil be...